amazone shop

Rabu, 18 Juli 2012

Alat Musik Tradisional Jawa Barat (Pasundan)


Jawa Barat yang beribukota Bandung ini, merupakan salah satu Propinsi  yang ada di Indonesia yang mempunyai potensi seni dan budaya yang mengagumkan. Bandung mempunyai kesenian tradisional yang tidak sedikit dan mampu memperkaya serta menambah bersinarnya kota Bandung. 

Kali ini saya tidak akan membahas Seni Tradisionalnya, akan tetapi akan saya postingkan ala-alat seni tradisional khas Jawa Barat (Pasundan).

     1. Kendang
Kendang (sunda),  dalam bahasa Indonesia disebut dengan gendang. Kendang ini  merupakan salah satu alat  musik tradisional Jawa Barat berjenis perkusi atau cara memainkannya dengan cara dipukul. Kendang Jawa Barat berbeda dengan kendang daerah-daerah lainnya.  Kendang kendang lainnya biasanya hanya terdiri dari satu jenis alat sedangkan Kendang sunda (Jabar) terdiri dari 3 kendang, yaitu satu kendang yang berukuran besar dan 2 lainnya berukuran kecil. Yang kecil ini disebut dengan  kulanter.

Dalam permainannya, seperangkat kendang tersebut ada yang di ikat dengan tali yang terbuat dari kulit sapi, kambing, atau kerbau. Sehingga dalam memainkanya pun kendang tidak akan berpindah-pindah.

 

     2. Kulanter
Kulanter bentuk dan bahannya seperti kendang, hanya ukurannya yang lebih kecil.
Kulanter ini bearfungsi sebagai pengiring kendang.

 


3Gong
Gong terbuat dari tembaga yang dicat keemasan.  Penggunaannya digantungkan dan di ikat pada tiang kayu. Gong ini termasuk alat musik perkusi juga.


 


     4. Jengglong
Jenglong menyerupai gong, hanya ukurannya lebih kecil dan suaranya lebih ringan. umumnya terdiri dari 5 gong yang digantung. Jenglong juga merupapakan salah alat musik tradisional Jawa Barat (sunda) yang penggunaannya dengan cara dipukul.


5. Bonang
Bonang merupakan alat musik pukul tradisional Jawa Barat. Bonang terdiri dari susunan gong kecil (kadang-kadang disebut “ceret” atau “pot”) ditempatkan secara horizontal ke string dalam bingkai kayu (rancak), bias satu atau dua baris lebar. Semua ceret memiliki bos pusat. Yang bernada rendah memiliki kepala datar, sedangkan yang lebih tinggi memiliki satu lengkungan.

Bonang terdiri dari 3 jenis:
1.Bonang panerus adalah yang tertinggi dari mereka, dan menggunakan ketel terkecil. Pada umumnya mencakup dua oktaf (kadang-kadang lebih dalam slendro di Solo instrumen-gaya).

2.Bonang barung yang bernada satu oktaf di bawah bonang panerus, dan juga secara umum mencakup dua oktaf, kira-kira kelas yang sama dengan demung dan saron gabungan. Ini adalah salah satu instrumen yang paling penting dalam ansambel tersebut, karena banyak memberikan isyarat untuk pemain lain dalam gamelan.

3.Bonang Panembung adalah nada terendah. Hal ini lebih umum di Yogyakarta gamelan gaya, seluas sekitar kisaran yang sama dengan slenthem dan demung gabungan. Ketika hadir dalam gaya gamelan Solo, mungkin hanya memiliki satu baris dari enam (slendro) atau tujuh ceret terdengar dalam daftar yang sama dengan slenthem. Hal ini dicadangkan untuk repertoire yang paling keras, biasanya memainkan bentuk lain.


6. Calung

Calung adalah alat musik Sunda yang merupakan prototipe (purwarupa) dari angklung. Berbeda dengan angklung yang dimainkan dengan cara digoyangkan, cara menabuh calung adalah dengan mepukul batang (wilahan, bilah) dari ruas-ruas (tabung bambu) yang tersusun menurut titi laras (tangga nada) pentatonik (da-mi-na-ti-la). Jenis bambu untuk pembuatan calung kebanyakan dari awi wulung (bambu hitam), namun ada pula yang dibuat dari awi temen (bambu yang berwarna putih).

Pengertian calung selain sebagai alat musik juga melekat dengan sebutan seni pertunjukan. Ada dua bentuk calung Sunda yang dikenal, yakni calung rantay dan calung jinjing.

 



7.  Suling
Suling sunda ini ter buat dari bambu. Suling ini merupakan salah satu alat musik tiup khas Jawa Barat.


 




8. Rebab
Rebab merupakan alat musik yang digesek. Rebab ini dimainkan dengan dengan cara digesek. Bentuknya seperti tiang perahu atau busur panah.
Rebab berfungsi sebagai melodi 

9. Tarawangsa 
Tarawangsa seperti rebab hanya beda bentuk di bagian dasarnya, bila rebab bentuk seperti hati, tarawangsa berbentuk persegi panjang. fugsinya sama saja, Bedanya rabab lebih sering digunakan sebagai alat  pengiring musik pada seni bela diri  pencak silat. 




10. Angklung
Anglung merupakan alat musik getar. terbuat dari bambu yang  dibentuk sedemekian rupa hingga menimbulkan suara yang khas. Angklung merupakan alat musik multitonal atau yang sering disebut bernada ganda dan merupakan alat musik tradisional Jawa barat. Alat musik masyarakat Sunda ini dibunyikan dengan cara digoyangkan karena dengan menggoyangkan angklung, akan terjadi getaran akibat benturan badan pipa bambu yang menghasilkan getaran nada.
 




11.Karinding
Karinding biasanya terbuat dari bambu atau pohon aren yang dibentuk sedemikian rupa. Cara menggunakannya disimpan di mulut lalu digetar-getarkan dengan tangan, sehingga menghasilkan nada yang unik.


 









12. Kecapi
 

Kecapi merupakan alat musik yang dipetik. Kecapi ini terbuat dari kotak berongga yang diberi tali-tali senar menyerupai gitar. 


Masih banyak alat musik tradisional khas Jawa Barat ini. Mungkin pada postingan berikutnya ditunggu saja.


Mudah-mudah dengan lebih mengenal alat musik tradisional ini, kita akan lebih mencintai Seni dan budaya Sendiri.








Tidak ada komentar:

Poskan Komentar